Bunga Serai Dijadikan Obat Herbal
TELAGASARI, DIZTV-Bunga serai bukan hanya saja sulit di dapatkan dan langka, tetapi bunga serai diyakini mempunyai banyak hasiat salah salahsatunya untuk di jadikan obat herbal, yang dipercaya bisa mengobati segala penyakit, salah satunya penyakit sesak napas, menambah vitalitas bagi para kaum adam, bahkan bagi sejumlah orang yang mempercayai bunga serai itu mempunyai unsur-unsur magic. Dan tidak sedikit masyarakat yang mempercayai bunga serai di jadikan untuk tolak bala, pembawa rezeki dan menggampangkan jodoh.
Ami (50) salah seorang pasien yang berhasil di sembuhkan dengan melalui terapi menggunakan bunga serai ia mengaku sebelumnnya pernah mengidap penyakit jantung mengungkapkan, menurutnya ia sudah beberapa kali bolak-balik kerumahsakit dan sudah menghabiskan biyaya sekitar Rp.18 juta rupiah, namun tidak kunjung sembuh. Namun dirinya mencoba beralih dengan menggunakan pengobatan alternati, dengan cara konsumsi bunga serai, dan akhirnya penyakitnnya berangsur-angsur membaik dan sembuh.
“Akhirnya saya coba menggunakan terapi herbal, dan setelah beberapa kali menjalani terapi dengan menggunakan bunga serai akhirnya setelah saya periksa lagi ke dokter ternyata penyakit saya sudah sembuh,”jelas Ami, salah seorang warga Desa Telagasari, kepada DIZTV, rabu (29/1).
Dari informasi yang dihimpun DIZTV dilapangan akibat kelangkan bunga serai tersebut, bunga yang termasuk kedalam golongan ilalang ini, harganya juga tercatat cukup mahal, yaitu mencapai kisaran Rp50 juta perbatang. Bahkan, menurut informasi tidak sembarang orang yang bisa mendapatkan bunga serai itu.
Menurut pemilik bunga serai tersebut Kosa (45) atau yang biasa di panggil Eyang Kejeng warga asal Desa Kalibuaya, ia mendapatkan bunga tersebut lumayan sulit dan tidak sembarangan orang yang bisa mendapatkannya secara langsung dari pohon serainnya, karena bunga ini dipercayai termasuk bunga gaib, tidak bisa di lihat oleh kasat mata dan sembarang orang.
“saya mendapatkanya pasaka menjelang puasa waktu lalu, dan itupun lumayan sulit. pasalnya bunga tersebut di jaga oleh makhluk gaib, sejenis jin yang menyerupai ular yang melingkar di pohon serai itu,”ujar Kejeng saat di temui di rumahnya, sehabis mengobati pasiennya.
Kejeng juga mengatakan, dirinya tidak sembarangan untuk menobati pasiennya. Menurutnya sebelum datang berobat kepadanya, dianjurkan terlebihdahulu untuk berobat ke rumahsakit. Dan menurutnnya, bagi pasiennya jang pernah menuhankan mahluk tuhan, karena yang meberi kesembuhan itu Allah SWT, hannya saja meberikan kesembuhan itu melalui bunga serai yang ia miliki.
“jika sehabis di obati oleh saya, pasien di anjurkan untuk periksa kedokter, untuk mengetahui penyakitnya tersebut sudah benar-benar sembuh atau belum, pasalnya agar balance jangan hannya mengandalkan tadisional saja, tetapi juga harus melalui ilmu kedokteran terlebih dahulu. Karena saya tidak mau disebut sebagai perusak ilmu kedokteran,”pungkasnya.(izr)
Ami (50) salah seorang pasien yang berhasil di sembuhkan dengan melalui terapi menggunakan bunga serai ia mengaku sebelumnnya pernah mengidap penyakit jantung mengungkapkan, menurutnya ia sudah beberapa kali bolak-balik kerumahsakit dan sudah menghabiskan biyaya sekitar Rp.18 juta rupiah, namun tidak kunjung sembuh. Namun dirinya mencoba beralih dengan menggunakan pengobatan alternati, dengan cara konsumsi bunga serai, dan akhirnya penyakitnnya berangsur-angsur membaik dan sembuh.
“Akhirnya saya coba menggunakan terapi herbal, dan setelah beberapa kali menjalani terapi dengan menggunakan bunga serai akhirnya setelah saya periksa lagi ke dokter ternyata penyakit saya sudah sembuh,”jelas Ami, salah seorang warga Desa Telagasari, kepada DIZTV, rabu (29/1).
Dari informasi yang dihimpun DIZTV dilapangan akibat kelangkan bunga serai tersebut, bunga yang termasuk kedalam golongan ilalang ini, harganya juga tercatat cukup mahal, yaitu mencapai kisaran Rp50 juta perbatang. Bahkan, menurut informasi tidak sembarang orang yang bisa mendapatkan bunga serai itu.
Menurut pemilik bunga serai tersebut Kosa (45) atau yang biasa di panggil Eyang Kejeng warga asal Desa Kalibuaya, ia mendapatkan bunga tersebut lumayan sulit dan tidak sembarangan orang yang bisa mendapatkannya secara langsung dari pohon serainnya, karena bunga ini dipercayai termasuk bunga gaib, tidak bisa di lihat oleh kasat mata dan sembarang orang.
“saya mendapatkanya pasaka menjelang puasa waktu lalu, dan itupun lumayan sulit. pasalnya bunga tersebut di jaga oleh makhluk gaib, sejenis jin yang menyerupai ular yang melingkar di pohon serai itu,”ujar Kejeng saat di temui di rumahnya, sehabis mengobati pasiennya.
Kejeng juga mengatakan, dirinya tidak sembarangan untuk menobati pasiennya. Menurutnya sebelum datang berobat kepadanya, dianjurkan terlebihdahulu untuk berobat ke rumahsakit. Dan menurutnnya, bagi pasiennya jang pernah menuhankan mahluk tuhan, karena yang meberi kesembuhan itu Allah SWT, hannya saja meberikan kesembuhan itu melalui bunga serai yang ia miliki.
“jika sehabis di obati oleh saya, pasien di anjurkan untuk periksa kedokter, untuk mengetahui penyakitnya tersebut sudah benar-benar sembuh atau belum, pasalnya agar balance jangan hannya mengandalkan tadisional saja, tetapi juga harus melalui ilmu kedokteran terlebih dahulu. Karena saya tidak mau disebut sebagai perusak ilmu kedokteran,”pungkasnya.(izr)
.jpg)
Post a Comment