Header Ads

test

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung Disungai.

RENGASDENGKLOK, DIZTV - Masyarakat yang ada Desa Dewisari Kampung Pacing digegerkan dengan adanya penemuan mayat terapung disungai irigasi, Minggu (18/8) pagi. Dengan kondisi yang sudah tidak bias dikenali, karna keberadaan identitas tidak ada satupun, tetapi di bagian punggung terdapat rtato gambar wanita dan kondisi badan sudah membengkak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun DIZTV dilapangan, korban terapung disungai irigasi memiliki ciri fisik, rambut lurus hitam, kulit warna sawo matang, tinggi badan 160 cm, membengkak busuk, tidak ada satupun pakaian ditubuhnya alias telanjang bulat dan terdapat tato. Dan kini mayat tersebut berada di rumah sakit RSUD Karawang untuk diidentifikasi.

Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Akhmad Sayuti pada DIZTV Minggu (18/8) mebenarkan, adanya sosok mayat terapung disaluran irigasi kampung Pacing Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok. Kondisi mayat sulit dikenali dan juga diidentifikasi karna identitas pendukung hanya ciri fisik sementara pengenal dan identitas lainnya tidak ada.

”Mayat sendiri ditemukan dalam kondisi telanjang bulat dan juga tidak ada identitas apapun. Dan kondisinya sudah membusuk karna kemungkinan lebih dari satu hari berada didalam air,”ungkap Kapolsek Rengasdengklok.

Tambah dia, untuk proses selanjutnya setelah ditemukan warga sekitar jam 06.15 Wib, langsung diamankan oleh pihak kepolisian untuk dievakusi. Saat ini, mayat berada di RSUD Karawang untuk proses identifikasi guna mengungkap kejadian dan juga identitas korban yang belum bisa dipastikan apa penyebabnya mayat tersebut terapung di saluran irigasi tersebut.

”Kita belum bisa mengungkapkan lebih jauh, hanya sebatas permulaan. Dan untuk lebih lanjut kita menunggu hasil pemeriksaan visum oleh  dokter forensik  RSUD Karawang dan juga tim identifikasi Polres Karawang,”terang Akhmad Sayuti.

Sementara itu, berdasarkan informasi dilapangan masyarkat tanpa sengaja menemukan bangkai mayat terapung disungai. Setelah itu pihak Polsek datang dan melakukan evakuasi.

”Untuk mayat sendiri tidak ada yang mengenali khusunya warga Dewisari dan juga warga yang ikut menyaksikan evakuasi mayat tersebut. Masyarkat disini tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarga dan juga mengenali korban mayat terapung. Sehingga memang identitas mayat tersebut belum  jelas warga mananya,”aku seorang warga Desa Dewisari , Tarsum.

Tambah dia,untuk mengenali mayat tersebut juga agak suash karna kondisinya sudah membusuk dan membengkak karna kemalaan berada didalam air. Dan akan untuk umur saja, tidak bisa diperkirakan karna kondisinya memang tidak bisa dilihat secara kast mata.

”Hingga sampai ini (kemarin,red) belum ada warga yang mengakui kehilangan keluarga terutama untuk disekitar penemuan mayat terapung,"Katanya.

Ditempat yang berbeda juga, Sekdes Dewisari,Wahyu pada DIZTV mengatakan kalau penemuan mayat tersebut pertama kali dilihat warga berada ditengah irigasi. Setelah itu dilakukan pendorongan menggunakan galah untuk dipinggirkan dan mentok dijembatan Pacing.

"Pada saat bersamaan ada anggota Polsek Batujaya kebetulan lewat. Dan langsung memberitahu Polsek Rengasdengklok. kira- kira usia 43 dan jenis kelamin laki-laki.” Jelas Wahyu.(Kus)

No comments