Header Ads

test

Geng Motor Serang Warga, 3 Orang Terluka.

RENGASDENGKLOK, DIZTV -Keberadaan geng motor marak bermunculan, tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, dan Bandung, namun juga daerah yang jauh dari pusat ibu kota. Keberadaan geng motor diKarawang utara, sudah semakin merajalela dan semakin meresahkan masyarakat.

Seperti inforasi yang di hipun oleh DIZTV dilapangan, aksi kejahatan dan kriminalitas geng motor sudah dianggap semakin meluas. pasalnya, korban dari keganasan aksi brandal jalanan itu bukan hanya dirasakan oleh geng motor lagi. Akan tetapi, kejahatan dan keganasan geng motor itu sudah mebabi buta kepada warga.

Seperti di ugkapkan beberapa masyarakat Dusun Bojong tugu II, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecaatan Rengasdengklok yang merasakan semakin geram dengan aksi gngmotor. karena , banyak warga dusun bojong tugu yang menjadi korban penganiyayaan yang di lakukan oleh geng motor.

"Seala saja ada kejdian tawuran antar geng motor. dan yang menjadi korban adalah warga disini yaitu Riki penjaga PS (playstation,red) yang legernya terkena sayatan senjata tajam, dan Abah salah seorang penjaga warung, juga di pukuli oleh anak geng motor. Bahkan saya juga ditodong dengan enggunakan cerulit, dan akan di pukul enggunakan botol inuan keras (iras,reed), padasaat akan akan menutup warung,"jelas Idah, Salah seorang warga Dusun Bojong, Desa rengasdengklok selatan, saat ditemui diwarungnnya, kepada DIZTV, minggu (18/8)

Masih kata Idah, sebelumnya gemng motor tersebut berdatangan dan membabi buta memukuli orang yang ada di sekitar tugu tersebut. Mulai banyak berdatangannya, sambung dia, geng motor terebut sekitar jam 23.00 WIB dan baru selesai sekitar jam 06.00 WIB. Adapun pihak kepolisian yang datang, mereka hanya membuang senjata keudara satu kali saja. Dan sesudah itu, aparat kepolisian langsung pergi begitu saja.

"Wakil Dusun bojong tugu, yang mendengar adanya serangan dari geng motor langsung memanggili warga dengan menggunakan toa yang ada di musola, untuk melerai aksi brutal geng motor. Sedangkan polisi baru kembali pada saat suasana sudah aman, yaitu sekitar jam 06.00 WIB,"katanya.

Sedangkan menurut Abah (50) salah seorang warga Dusun bojong, dan salah satu korban lainnya, dari keganasan aksi geng motor itu menurutnya, pada saat kejadian aksi geng motor itu dirinya baru bangun tidur, karena mendengar adanya kributan. tetapi paska dia bangu langsung di todong oleh beberapa anak geng motor dengan menggunakan samurai, dan cerulit.

"bangun tidur itu, saya mau membereskan bensin, karena takut diambil oleh mereka. tetapi malah di todong. Dan malah dianggap sebagai anggota geng motor,"tutur Abah.

Menurutnya, aksi brandal jalanan ini bukan hanya terjadi satu atau duakali saja, akan tetapi sudah hampir setiap malam. dan warga sekitar bojong yang menjadi sasaran itu.

"Warga dan aparat pemerintah desa, sudah sepakat jika ada geng motor lagi maka akan di lawan bersama, dan jika tertangkap maka akan dibakar saja. karena sudah sangat meresahkan masyarakat sini. dan aksinya itu sudah membabi buta,"Ujarnya. (kus)

No comments