Kades Telagasari Gencar Antisipasi Penyakit Kaki Gajah
TELAGASARI, DIZTV-Penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) diakui oleh
kepala Desa (Kades) Telagasari BU. Suherman, masih minim diterapkan oleh
masyarakat pasar Telagasari. Pasalnnya tidak sedikit pedagang pasar
yang masih tidak mengindahkan akan kebersihan lingkungan pasar, dengan
demikian dirinnya berkomitmen akan fokus mencegah biang penyakit
filariasis atau biasa dikenal dengan kaki gajah yang ditimbulkan akibat
nyamuk ventor filaria.
"masyarakat pasar telagasari harus sama-sama menjaga lingkungan pasar dan penyakit kaki gaja. Dengan cara membuang sampah pada tempatnya,"ungkap BU. Suherman kepada DIZTV jumat (6/12).
Bikatakan BU, para pedagang pasar dan para penjual kaki lima yang ada dilingkungan pasar untuk menjaga kebersihan lingkunganm pasar. Menurutnnya, lebih baik mencegak ketimbang mengobati penyakit filarasis yang ditimbulkan akibat nyamuk got itu. Dirinnya, akan menindak tegas kepada setiap para pedagang pasar yang tidak mau menjaga kebersihan saat akan membuka lapak dan saat akan menutup lapaknnya.
"Saya diberhentikan sementara atau dilarang untuk berjualan dulu, bagi pedagang dipasar yang tidak mau menjaga klebersihan pasar, sebelum pedagang tersebut ada pernyataan akan menjaga kebersihan lingkungan pasar dengan pernyataan hitam diatas putih. Karena semua itu untuk kita sendiri,"kata dia.
Dengan adannya ketegasan yang diberlakukan oleh kepala Desa Telagasari BU. Suherman terkait kebersihan pasar, dengan konsekuensi akan diberhentikan sementara untuk berjualan, hal tersebut di setujui oleh sejumlah pedagang pasar.
"sebenarnnya ketegasan yang diberikan oleh kepala desa, itu dcemi kepentingan semua dan kepentingan pribadi kita (pedagang pasar,red) sendiri. karena jika lapak dagangan kotor maka pembeli juga pasti engan untuk belanja,"kata Herman, salah seorang pedagang buah dipasar Telagasari.
Kendati demikian, sambung dia, tidak sedikit para pedagang pasar telagasdari yang tidak mengindahkan hal itu, bahkan menganggap kepada Kades BU sebagai kades arogan.
"sewajarnnya kita harus menjaga kebersihan lingkungan, yang dimana menjadi salah satu tempat menghidupi kita ini. Karena sebenarnnya tujuan kades itu baik, ia imngin membuat pasar telagasari lebih nyaman dan aman dari bahaya apapun termasuk dari bahaya penyakit kaki gaja, dan caranya dengan membersihkan lingkungan,"pungkasnya.(isl)
"masyarakat pasar telagasari harus sama-sama menjaga lingkungan pasar dan penyakit kaki gaja. Dengan cara membuang sampah pada tempatnya,"ungkap BU. Suherman kepada DIZTV jumat (6/12).
Bikatakan BU, para pedagang pasar dan para penjual kaki lima yang ada dilingkungan pasar untuk menjaga kebersihan lingkunganm pasar. Menurutnnya, lebih baik mencegak ketimbang mengobati penyakit filarasis yang ditimbulkan akibat nyamuk got itu. Dirinnya, akan menindak tegas kepada setiap para pedagang pasar yang tidak mau menjaga kebersihan saat akan membuka lapak dan saat akan menutup lapaknnya.
"Saya diberhentikan sementara atau dilarang untuk berjualan dulu, bagi pedagang dipasar yang tidak mau menjaga klebersihan pasar, sebelum pedagang tersebut ada pernyataan akan menjaga kebersihan lingkungan pasar dengan pernyataan hitam diatas putih. Karena semua itu untuk kita sendiri,"kata dia.
Dengan adannya ketegasan yang diberlakukan oleh kepala Desa Telagasari BU. Suherman terkait kebersihan pasar, dengan konsekuensi akan diberhentikan sementara untuk berjualan, hal tersebut di setujui oleh sejumlah pedagang pasar.
"sebenarnnya ketegasan yang diberikan oleh kepala desa, itu dcemi kepentingan semua dan kepentingan pribadi kita (pedagang pasar,red) sendiri. karena jika lapak dagangan kotor maka pembeli juga pasti engan untuk belanja,"kata Herman, salah seorang pedagang buah dipasar Telagasari.
Kendati demikian, sambung dia, tidak sedikit para pedagang pasar telagasdari yang tidak mengindahkan hal itu, bahkan menganggap kepada Kades BU sebagai kades arogan.
"sewajarnnya kita harus menjaga kebersihan lingkungan, yang dimana menjadi salah satu tempat menghidupi kita ini. Karena sebenarnnya tujuan kades itu baik, ia imngin membuat pasar telagasari lebih nyaman dan aman dari bahaya apapun termasuk dari bahaya penyakit kaki gaja, dan caranya dengan membersihkan lingkungan,"pungkasnya.(isl)

Post a Comment