Header Ads

test

ROSMAN: Belum Ada Sosialisasi Sedikitpun Dari Pemerintah

Rosman
TEMPURAN, DIZTV -Rencana adanya pembangunan pelabuhan di Kabupaten Karawang, tepatnya di daerah Cilamaya, hingga saat ini diakui oleh sejumlah masyarakat Desa Lamahsubur, Kecamatan Tempuran belum ada sosialisai yang dilakukan oleh pemerintah terkait pembangunan pelabuhan tersbeut.
Seperti diakui oleh Rosman Ketua Bidang Hubungan masyarakat, Karang Taruna Dusun (Kardus) Pondok Bales Desa Lamahsubur Kecamatan Tempuran, kepada DIZTV Selasa (10/12) mengatakan,  mayoritas warga dilingkungannya tidak mengetahui rencana akan adanya pelabuhan di Karawang.
Dikatakannya, padahal, isu tersebut sudah lama mencuat dipublic, baik media cetak lokal maupun Nasional. Namun masyarakat belum mengetahuinya secara detail rencana pembangunan pelabuhan tersebut, lantaran tidak pernah adanya suatu sosialisasi secara langsung dari pejabat bersangkutan kepada masyarakat, jkarawang terutama diwilayah Tempuran-Cilamaya.
“Semisal dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang perlu pro aktif untuk mensosialisasikannya,”katannya.
Sebab, Rosman mejelaskan, masyarakat perlu mengetahui perkembangan zaman. Apalagi, warga tersebut asli pribumi putra daerah keturunan Karawang. Tentunya, perlu mengetahui secara detail soal adanya suatu perubahan di Karawang.
“Minimal kita mengetahui rencana pelabuhan Cilamaya itu, tak hanya mendengar angin ribut pemerintah merebutkan proyek saja. Tetapi masyarakat perlu mengetahui sejauh mana perencanaan tersebut langsung dari pejabat teras Karawang,” tegas pemuda desa ini.
Meskipun dirinya berasal dari pedesaan, sambungnya, Rosman menginginkan mengetahui perencanaan pelabuhan itu, alasannya agar ia menyiapkan diri untuk menyambut kota megapolitan tersebut. 
“Saya mendapatkan informasi simpang siyur tidak jelas. Nah kalau pejabat yang meberikan informasinya kan jelas. Saya termasuk orang Tempuran belum mengetahui secara jelas rencana pelabuhan itu, karena belum ada sosialisasi sedikitpun dari pemerintah,” tegasnya.
Dengan demikian, Rosman berhap agar pemerintah dapat memberikan informasi yang akurat terhadap masyarakat mengenai perencanaan pelabuhan di Karawang. “Saya berbicara seperti ini dikarenakan banyak masyarakat yang menanyakan mengenai pelabuhan. Solusinya adalah perlu ada suatu sosaliasi kemasyarakat secara langsung,” papar aktivis muda desa tersebut sekaligus Mahasiswa STIE Budi Pertiwi.
Dia menyebutkan, pemerintah kebanyak sibuk mengurus-ngurus rencana pembangunannya. Sementarara, tambah dia, masyarakat yang sekitar tidak diberikan bekal sedikitpun untuk menghadapi jaman megapoitan tersebut. Pasalnnya, diperkirakan persaingan pada saat dibangunnya pelabuhan tersebut akan sangat ketat, masyarakat yang tidak memiliki kemampuan dan keterampilan maka akan tergilas oleh jaman tersebut.
 “Apalagi terdapat oknum pejabat yang menjadi spekulan tanah diwilayah sekitar, memanfaatkan ketidak tahuan masyarakat supaya mencari keutungan,”sindirnya.
Rosman mendesak, agar pemerintah Karawang segera melakukan sosialiasi kepada masyakat rencana pembangunan pelabuhan, khususnya bagi masyarakat yang nota bene berdekatan dengan lokasi pelabuhan. “Seperti warga Tempuran, Cilamaya serta lainnya perlu mengetahui rencana ini, tak hanya kabar angin saja,” desak dia.(diz)

No comments