Dua Rumah di Rengasdengklok Roboh Tersapu Angin Kencang
Dikatakan Iti (60) salah seorang pemilik rumah yang kini rumahnnya rata dengan tanah menjelaskan, sepanjang malam, hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kecamatan Rengasdengklok. Dan memang kondisi rumahnnya tersebut terbilang sudah lapuk dan rentan roboh. Kejadian saat itu berlangsung sangat cepat. Pada saat kejadian, ia hanya mendengar bunyi berderak, tak lama kemudian rumah yang menjadi tempat peristirahatannya itu, tiba-tiba runtuh di terjang angin kencang. Beruntung, ia dan anaknya cepat menyelamatkan diri keluar rumah, sehingga terhindar timpaan reruntuhan rumah.
“Saat itu saya hanya mendengar bunyi berderak lalu kayu plafon jatuh bersamaan dengan genting. Untung saya dan anak bisa cepat keluar menyelamatkan diri. Rasa sedih sudah pasti ada saat melihat kondisi rumah saya sendiri ambruk diterjang angin,” jelas Iti kepada DIZTV
Menurutnnya, rumahnnya roboh itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika hujan disertai angin kencang tiba-tiba merobohkan rumah. Pada saat rumahnya roboh ia tidak bisa menyelamatkan barang yang ada didalam rumahnnya. Dan hannya sehelai pakaian yang menempel di badannya yang bisa ia selamatkan pada saat peristiwa naas itu terjadi.
" Saya mau tinggal dimana pak (fakta Karawang,red), itu rumah saya satu-satunnya. Dan barang barang saya juga ada disana,"ungkapnya, dengan raut muka sedih.
Hal senada juga dituturkan Eneng (50), tetangga korban Iti yang rumahnnya juga ikut terkena sapuan angin kencang tersebut. Eneng masih terbilang beruntung, dimana jarak rumahnya tidak jauh dengan rumah Iti, hanya mengalami kerusakan ringan dibagian atap saja, karena sejumlah genting rumahnnyanya berterbangan tersapu angin kencang itu.
"Waktu kejadian, saya sedang berada di warung dekat rumah, sempat kaget karena mendengar tetangga sebelah menjerit. Dalam keadaan panik, saya berlari, maksudnya ingin melihat apa yang terjadi namun saya urungkan, karena genting rumah saya saja berterbangan,” ujar Eneng.
Kepala Desa Amansari Hanafi, mengungkapkan sekitar dua rumah di desannya itu mengalami roboh, setelah diterjang angin kencang. namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan lebih dari Rp50 juta. Dan saat ini korban dan keluargannya sudah diamankan oleh pihaknya dan pemerintah desa. " Sementara ini korban diamankan dirumah saya dulu, sembari saya sedang melakukan pengajuan untuk permohonan bantuan kepada Pemkab Karawang,"kata kades Hanafi.
Sementara itu, Camat Rengasdengklok, Asep Wahyu Suherman, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, untuk sementara keluarga korban diungsikan ke rumah kepala desa. “Ambruknya rumah tersebut akibat telah rapuhnya beberapa tiang penyanggah, dengan begitu datang angin tiba-tiba roboh,” jelas camat Wahyu.(izr)
Post a Comment