Header Ads

test

Polisi Minta Korban Geng Motor Lapor

Kompol. Akhmad Sayuti
RENGASDENGKLOK, DIZTV -Pihak Kepolisian Polsek Rengasdengklok minta korban dari aksi bentrok geng motor beberapa waktulalu yang terjadi di Dusun bojong tugu II, Desa Rengasdengklok selatan, untuk melampirkan laporan kepada pihak kepolisian, atas kejadian tersebut. Guna bisa mendapatkan proses lebih lanjut dari pihak kepolisian.

"kalo memang benar ada korban yang tertembak, saya harapkan untuk segera lapor kepihak kepolisian, untuk membuka LP. karena jika ada laporan langsung kita bisa memprosesnya langsung,"kata Kapolsek Rengasdengklok Kompol, Akhmad Sayuti. Kepada DIZTV selasa (20/8).

Sementara itu, kapolsek menduga dari aksi bentrok yang terjadi dibojong tugu II itu, disinyalir bentrok antara geng motor, bukan dari aksi bentrok antar warga bojong. Pasalnya yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut mayoritas anak muda sekitar umur 20 tahunan.

"kejadian ini hampir sama seperti kejadian yang di kaceot. kecurigaan saya ini bahwa aksi anarkis yang terjadi dibojong tugu itu, bentrok antar geng motor,"ujarnya.

Adapun untuk mengatasi terjadinya betnrok antar geng motor, ucap kapolsek, harus dihadapi bersama,dan menyatukan suara dari berbagai elemen mulai aparat kepolisian, muspika kecamatan dan warga. jika kembali klagi adanya geng motorn yang membuat onar langsung saja warga bertindak.

"Dan jika kembali ada geng motor yang meresahkan langsung tindak saja oleh masyarakat, seperti kejadian dikaceot, beberapa waktu lalu,"Ulasnya.

Jamal ketua Dusun Rengasjaya mengatakan, bahawa warganya juga ada yang terkena tembakan senapan angin, dibagian hidung. dan diduga kejadian bentrok tersebut, bukan geng motor dengan warga, tetapi geng motor dengan geng motor lagi.

"jika kembali adanya aksi tawuran antar geng motor lagi, maka akan langsung kita tangkap, dan diberikan kepada pihak yang berwajib. Dan juga saya akan minta, jika ada geng motor yang tertangkap, jangan hanya diberikan pengarahan saja. tetapi harus diberikan efek jera,"kata Jamal, saat membuka percakapan dikecamatan rengasdengklok, yang disaksikan oleh camat rengasdengklok, dan Kasi trantib rengasdengklok.

Sementara itu. dari informasi yang didapat oleh DIZTV dilapangan, pelaku bentrokan itu bukan hanya warga Rengasdengklok selatan saja. tetapi warga luar rengasdengklok juga ada, seperti dari batujaya, pakis, Sumur batu dan bahkan warga Cikampek juga ada dalam aksi bentokan antar geng motor itu.

Bukan hanya warga rengasdengklok saja yang melakukan aksi bentrok itu. Juga dibenrkan oleh Camat rengasdengklok, Drs. Maman Supratman, menurut analisa dan inpestigasi yang diperolehnya bahwa aksi bentrok yang terjadi di bojong tugu II, bukan bukan dilakukan oleh warganya saja, tetapi Bojong tugu II, dan Rengasjaya hanya dijadikan korban adu domba saja.

"Tugu bojong ini merupakan salah satu tempat nongkrong warga Rengasdengklok. Pasca bentrokan terjadi di bojong sudah pasti ada warga Bojong dilingkungan itu. tetapi banyak warga yang mengatakan kebanyakan bukan warga Dengklok, bahkan warga sendiri tidak mengenalinya,"Ungkap Camat Rengasdengklok, Drs.Maman Supratman.

Bahkan, Sanbung camat, dirnya sudah meminta bantuan kepada Tokoh pemuda rengasdengklok selatan untuk menginpestigasi siapa pelaku penembakan tersebut. pasalnya bukan hanya warga Dusun Bojong saja yang terkena tembakan, dan memiliki banyak korban, tetapi Dusun rengasjaya juga banyak korban.

"kalo menurut saya ini ada lah politik adui domba. pasalnya paska usai bentokan warga bojong dan Rengasjaya biasa saja. Mungkin paska bentrokan itu mereka terjebak dalam bentokan terbeut,"ujarnya/

menurutnya, pihak muspika kecamatan akan terus melakukan monitoring guna menghindari terjadinya aksi tawuran dan anarkisme yang ditimbulkan oleh geng motor itu. Dan saya juga sudah memerintahkan tiap desa kembali menghidupkan siskamling.

"Kita bersama aparat kepolisian terus monitoring, setiap malamnya,"pungkasnya.(diz)

No comments