Dana PNPM Tersendat, Bangunan Molor.
Namun disayangkan program tersebut mulai tersendat, dan hal itu sangat di keluhkan oleh para ketua TPK yang berada di tingkat desa. Pasalnya pencairan dana tersebut sangatlah lambat di cairkannya jadi banyak pekerjaan yang molor karena alokasi pencairan dana tersebut tidak kunjung cair dalam tahapanya.
" pencairan dana PNPM yang sangat terlambat menjadi sebuah kendala bagi pembangunan yang di laksanakan oleh kami dalam membangun lening jalan dari program PNPM tersebut. padahal pembangunan sudah hampir rampung di kerjakan oleh kami tapi kenapa dana belum dapat di cairkan juga entah apa sebabnya, dana yang di terima hanyalah 40 persen saja itupun harus dua kali tahap kami terima. oleh karena itu banyak teman teman TPK yang berada di duabelas desa mengeluh dan terpaksa menghentikan pekerjaan mereka karena ke habisan dana " Ungkap Wahyudin bendahara TPK mulyajaya, kepada DIZTV Senin (23/9).
Hal serupa di benarkan oleh ketua TPK PNPM mandiri Desa Sindangmukti Encep ( 45 ) menurutnnya, pencairan dana PNPM sangatlah berpengaruh kepada kelangsungan kerja pembangunan. sehingga tidak jarang TPK yang tidak isa melanjutkan pembangunan akibat tersendatnya dana tersebut, sehingga berdapak pada molornya pembangunan PNPM itu.
"jika kita teruskan pembangunan, maka kita akan dapat uang dari mana masa harus pinjam uang kepada orang lain yang tentunya akan lebih membebankan kita karena pinjam uang kepada pihak luar tentunya ada semacam bunga yang harus kita bayar yang bisa merugikan pekerjaan tersebut. maka dari itu kami para ketua TPK yang berada di kecamatan kutawaluya harap pencairan dana PNPM tersebut di percepat demi lancarnya pembangunan yang ada di wilayah kami," ungkap Encep.(izr)
Post a Comment