Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil Box
Gepeng (40) warga Desa Sampalan yang juga saksi mata pada saat kejadian tersebut kepada DIZTV selasa (24/9) menerangkan, kejadian tersebut berawal ketika korban yang bernama Endim (45) warga Dusun pangasinan RT 02/01 Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya terserempet oleh salah seorang pengendara motor yamaha vxion berwarna merah, dan korban yang pada saat itu di boncengkan oleh temanya yang bernama Ahmad Nursin ( 40 ) oleng dan akhirnya korban terpental jatuh ke badan jalan raya.
"pada saat itu sebuah mobil boks milik PT Maya Elang Perkasa melintas dari arah Kutagandok menuju Sampalan yang di kemudikan Karta warga asal cikampek, langsung melindas tepat dikepala Endim. Dan korban meninggal di tempat," Terang Epeng, sembari memperagakan pasca kejadian itu.
Sedangkan, sambung Gepeng, pengendara sepeda motor vixion yang mengenggol korban langsung melarikan diri saat melihat Endim terjatuh. Menurutnya, selang beberapa menit saja aparat satuan lalu lintas polsek rengasdengklok tiba di TKP, langsung melakukan mengevakuasi korban yang masih tergeletak di badan jalan.
"korban meninggal dibawa ke Rumahsakit umum Proklamasi Rengasdengklok. sedangkan Ahmad Nursin (40) dibawa kepuskesmas terdekat karena hanya mengalami luka lecet-lecet saja,"jelas Gepeng.
Ahmad Nursin korban luka yang tak lain merupakan rekan sepekerjaan sama sama aparat Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya juga mengatakan jika dirinya dan korban usai dari kantor Desa Waluya dan mau ke Kecamatan Kutawaluya untuk membuat JPKMM. Namun nasib naas ditengah perjalanan menimpa dirinya.
"kita akan membuat JPKMM untuk saudara Endim yang sedang dirawat dirumah saki Umum. dan kejadian itu berlangsung singkat. dan kondisi motor juga tidak apa-apa, tidak mengalami kerusakan yang berarti,"terang Ahmad.
Sementara itu Kasat Lantas Polsek Rengasdengklok, AKP H. Ade Mulyadi, yang ada dilokasi kejadian itu mengatakan, korban tewas dalam kondisi tengkorak kepala pecah. Sementara mata bagian kiri terburai keluar dari kelopaknya. Sedangkan pengemudi mobil boks dari salahsatu perusahaan itu, langsung diamankan pihak kepolisian.
"jenajah korban sempat dibawa ke RS Proklamasi Rengasdengklok untuk di lakukan otopsi. Usai divisum, jenajah korban dikembalikan kepihak keluarga untuk di kebumikan,"terangnnya.
Sementara itu dari pantauan DIZTV dilapangan, isak tangis keluarga pun tidak bisa terbendung saat jenajah korban diantarkan kerumahnya. Bahkan salah seorang keluara korban jatuh pingsan saat melihat jasad anggota keluarganya itu, pulang sudah tidak bernyawa lagi.(izr)

Post a Comment